Scroll untuk baca artikel
BeritaHukumLalu LintasPemdaProvinsi DKI JakartaTNI - POLRIWalikota Jakarta Barat

Satlantas Polres Jakarta Barat Tindak 32 Kendaraan Parkir Liar Saat Operasi Patuh Jaya 2024

Avatar photo
×

Satlantas Polres Jakarta Barat Tindak 32 Kendaraan Parkir Liar Saat Operasi Patuh Jaya 2024

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SHI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Barat melakukan penindakan terhadap pemilik kendaraan yang parkir sembarangan di belakang Apartemen kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam satu hari, total 32 kendaraan diangkut karena melanggar.

“Total kendaraan yang kami angkut kurang lebih ada 32 kendaraan. Dengan rincian sebanyak 22 unit ditilang, 8 unit roda dua ditindak di tempat dengan dikempesin, dan dua unit kendaraan roda empat dilakukan penderekan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ridha Aditya, Selasa (23/7/2024).

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

Penindakan dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2024 yang akan digelar hingga 28 Juli mendatang. Penertiban melibatkan 62 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP.

Hari ke 9 Operasi Patuh Jaya 2024, kita akan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang parkir liar di bahu jalan di belakang Apartemen City Park, Cengkareng, Jakarta Barat,” ujarnya.

Ridha menekankan pentingnya menjaga ketertiban lalu lintas dan memastikan bahu jalan tidak digunakan sebagai tempat parkir. Polisi juga menertibkan pedagang kaki lima yang beroperasi di area tersebut lantaran kerap menimbulkan kemacetan.

“Kami mohon kepada pengendara agar parkir di tempat yang telah disediakan. Di sini banyak lahan parkir yang kosong, yang mana lebih aman, lebih nyaman, dan tidak mengganggu kendaraan yang berlalu lalang,” tuturnya.

Operasi Patuh Jaya sendiri akan digelar selama 14 hari lamanya, terhitung sejak 15-28 Juli 2024. Operasi Patuh digelar secara serentak di seluruh Polda se-Indonesia.

Total ada 14 pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran saat pelaksanaan operasi. Berikut 14 jenis pelanggaran lalu lintas tersebut:

1. Melawan arus

2. Berkendara di bawah pengaruh alkohol

3. Menggunakan ponsel saat mengemudi

4. Tidak mengenakan helm SNI

5. Tidak menggunakan sabuk keselamatan

6. Melebihi batas kecepatan

7. Berkendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM

8. Berboncengan lebih dari satu

9. Kendaraan roda empat atau lebih tidak memenuhi laik jalan

10. Kendaraan tidak dilengkapi STNK

11. Melanggar marka jalan

12. Memasang rotator dan sirene bukan peruntukan

13. Menggunakan pelat nomor atau TNKB palsu

14. Parkir liar. (Gi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE