JAKARTA, SUARA HARIAN INDONESIA – Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) meninggal dunia usai diamuk massa di kawasan RT 06/08 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (27/10/2025) malam.
Pelaku diketahui membawa senjata api saat beraksi bersama seorang rekannya yang melarikan diri. Aksi keduanya itu terbongkar ketika mencoba mencuri sepeda motor milik warga yang terparkir di depan rumah.
Warga yang memergoki kejadian tersebut langsung berteriak hingga mengundang perhatian warga lainnya. Pelaku sempat mengeluarkan senjata api untuk menakuti massa, namun berhasil diamuk warga.
Kapolsek Cengkareng melalui Kanit Reskrim Iptu A’ang Hairudin membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, satu pelaku curanmor tertangkap warga dan mengalami luka cukup parah akibat diamuk massa. Petugas segera mengevakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong,” kata Kanit Reskrim pada wartawan, Selasa (28/10/2025).
A’ang menegaskan terkait senpi yang dibawa pelaku, kata ia, adalah senpi mainan.
“Terkait senpi yang dibawa pelaku adalah senpi mainan,” tegasnya.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata api mainan, kunci letter T, serta satu unit sepeda motor hasil curian. Polisi masih memburu rekan pelaku yang melarikan diri.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak kepolisian.
“Kami menghargai kewaspadaan warga, tetapi tindakan main hakim sendiri berisiko hukum. Serahkan prosesnya kepada aparat,” tegasnya.
Jenazah pelaku saat ini masih berada di RS Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi dan identifikasi lebih lanjut. Polisi juga masih menyelidiki jaringan curanmor bersenjata yang diduga kerap beraksi di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya.

















