Scroll untuk baca artikel
Metropolitan

Warga Laporkan Dugaan Penyimpangan di Spa, Wartawan Temukan Penawaran Sejumlah Paket melalui WhatsApp

Avatar photo
×

Warga Laporkan Dugaan Penyimpangan di Spa, Wartawan Temukan Penawaran Sejumlah Paket melalui WhatsApp

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SUARA HARIAN INDONESIA Sejumlah warga melaporkan kepada wartawan pada 24 Agustus 2026 terkait dugaan adanya penyimpangan layanan di sebuah usaha panti pijat/spa yang disebut bernama Caramel Spa, yang beralamat kan Caramel Spa dan Therapy, Jl. Tebet Utara I No.40G, RT.4/RW.10, Tebet Tim., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim media kemudian melakukan penelusuran dengan menghubungi pihak yang mengatasnamakan admin Caramel Spa melalui aplikasi WhatsApp, Senin (24/08/2026).

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

Dalam komunikasi tersebut, wartawan memperoleh tangkapan layar percakapan yang memuat informasi mengenai sejumlah paket layanan yang disebut ditawarkan kepada calon pelanggan.

Berdasarkan isi percakapan yang diterima wartawan, terdapat beberapa paket dengan kisaran harga mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Dalam percakapan tersebut, pihak yang mengaku sebagai admin mencantumkan sejumlah istilah layanan, di antaranya massage, full service, serta istilah lainnya yang oleh wartawan dinilai perlu mendapatkan klarifikasi lebih lanjut karena dapat mengarah pada dugaan adanya layanan di luar jasa pijat atau spa pada umumnya.

Salah satu penawaran yang tercantum dalam percakapan menyebut adanya paket promo dengan diskon 20 persen. Dalam keterangannya juga terdapat istilah layanan yang perlu diklarifikasi lebih lanjut, serta penyebutan fasilitas berupa berendam air panas.

Selain itu, terdapat pula penawaran paket dengan tarif sekitar Rp300 ribu hingga Rp1 juta yang disebut tidak termasuk layanan massage. Percakapan tersebut juga mencantumkan sejumlah istilah layanan yang masih memerlukan penjelasan dari pihak pengelola mengenai maksud dan bentuk layanan sebenarnya.

Masih Perlu Verifikasi

Temuan tersebut masih sebatas informasi yang diperoleh melalui komunikasi WhatsApp. Informasi itu belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa telah terjadi tindak pidana ataupun pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

Wartawan masih perlu melakukan verifikasi lebih lanjut, antara lain terkait identitas pengelola akun WhatsApp, legalitas usaha, jenis layanan yang sebenarnya ditawarkan, serta kesesuaian kegiatan usaha dengan perizinan dan ketentuan yang berlaku.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan keprihatinannya atas adanya informasi tersebut.

“Sebagai warga, saya berharap apabila benar terdapat pelanggaran hukum atau penyimpangan, aparat berwenang dapat menindaklanjutinya sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sudin Parekraf dan Satpol PP Dimintai Konfirmasi

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, pada Senin, 24 Agustus 2026, wartawan telah berupaya meminta konfirmasi kepada Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui aplikasi WhatsApp.

Konfirmasi juga disampaikan kepada Suku Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Selatan, melalui WhatsApp.

Namun, hingga berita ini ditulis, kedua instansi terkait belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan wartawan.

Pada hari yang sama, tim media juga telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak yang mengatasnamakan admin Caramel Spa melalui WhatsApp terkait sejumlah informasi paket layanan yang tercantum dalam percakapan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola yang menjelaskan mengenai paket-paket tersebut, termasuk apakah informasi yang tercantum dalam percakapan benar-benar merupakan penawaran resmi dari pihak usaha dan apakah layanan tersebut benar-benar tersedia di lokasi.

Redaksi Membuka Ruang Klarifikasi

Redaksi menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penyimpangan di Caramel Spa masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut. Tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diperoleh wartawan juga masih perlu diverifikasi keasliannya serta dikonfirmasi kepada pihak yang terkait.

Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan atau menuduh Caramel Spa melakukan pelanggaran hukum sebelum adanya hasil pemeriksaan, verifikasi, maupun keterangan resmi dari pihak berwenang.

Redaksi Suara Harian Indonesia membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada manajemen Caramel Spa maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai informasi dan temuan yang diberitakan.

Informasi maupun klarifikasi dari pihak-pihak terkait akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan lanjutan demi menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE