Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Belitung Timur

Pelantikan JPT Pratama Beltim Digelar di Pulau Buku Limau, Pejabat Wajib Teken Pakta Integritas

Avatar photo
×

Pelantikan JPT Pratama Beltim Digelar di Pulau Buku Limau, Pejabat Wajib Teken Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini

BELITUNG TIMUR, SUARA HARIAN INDONESIA Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan segara melaksanakan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil seleksi terbuka, Minggu (03/05/2026).

Pelantikan rencananya akan digelar di Pulau Buku Limau, Kecamatan Manggar pada 9 Mei 2026 mendatang.

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

Pelantikan ini menjadi perhatian karena konsepnya yang tidak biasa. Selain dilaksanakan di kawasan pulau, para pejabat yang dilantik juga diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap kinerja dan disiplin.

Bupati Beltim, Kamarudin Muten menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi terbuka telah selesai, dan nama-nama pejabat yang akan dilantik sudah ditetapkan.

“Sudah ada (nama-nama calon kepala OPD-red), tinggal pelantikan. Rencananya tanggal 9 Mei nanti di Pulau Buku Limau,” ungkap Kamarudin.

Seleksi terbuka JPT Pratama sebelumnya diikuti oleh puluhan peserta untuk mengisi tujuh jabatan pimpinan OPD yang kosong. Dari proses tersebut, masing-masing jabatan telah menghasilkan tiga besar terbaik sebelum akhirnya ditetapkan satu nama untuk dilantik.

Mantan kontraktor ini menyatakan bahwa penetapan pejabat dilakukan sepenuhnya berdasarkan hasil seleksi.

“Saya tidak memilih di luar itu. Siapa yang terbaik, itu yang dilantik,” kata Kamarudin.

Lebih lanjut, Kamarudin menyebutkan bahwa sebelum dilantik, para pejabat wajib menandatangani pakta integritas yang berisi sejumlah komitmen kerja yang harus dijalankan. Pakta integritas tersebut tidak hanya berisi target kinerja, tetapi juga menyentuh aspek kedisiplinan dan etika sebagai pejabat publik.

“Sebelum dilantik, mereka harus tanda tangan pakta integritas. Ada tugas-tugas yang harus dikerjakan,” jelasnya.

Salah satu poin yang ditekankan adalah komitmen untuk memprioritaskan tugas sebagai kepala OPD, termasuk dalam hal kehadiran pada kegiatan resmi pemerintahan.

“Kalau ada undangan kedinasan, itu harus diutamakan. Jangan sampai kepentingan lain mengganggu tugas sebagai kepala dinas,” tambah Kamarudin.

Menurut Kamarudin, langkah ini diambil untuk memastikan pejabat yang dilantik benar-benar siap bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelantikan di Pulau Buku Limau sekaligus diharapkan menjadi simbol awal komitmen baru bagi para pimpinan OPD dalam menjalankan amanah, dengan semangat integritas dan tanggung jawab yang lebih kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE