Scroll untuk baca artikel
Walikota Jakarta Barat

Aspirasinya Seolah Tidak Digubris, Warga Buat Surat Ke Gubernur DKI, Soal Penolakan Rencana Pembuatan Sodetan

Avatar photo
×

Aspirasinya Seolah Tidak Digubris, Warga Buat Surat Ke Gubernur DKI, Soal Penolakan Rencana Pembuatan Sodetan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SUARA HARIAN INDONESIA Warga RT 04/06 Kelurahan Meruya Selatan Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, melakukan aksi protes terhadap rencana pembuatan sodetan saluran air.

Aksi protes mereka ditunjukan dengan memasang spanduk di lingkungan RW 06 Kelurahan Meruya Selatan Kecamatan Kembangan Jakarta Barat.

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

Menurut warga, pembuatan sodetan saluran air yang rencana akan dilakukan oleh pihak perumahan Pacific Garden Puri bukan tidak mungkin nantinya akan berdampak terjadinya banjir di lingkungan rumah mereka.

Diungkapkan warga, sebelum ada perumahan Pacific Garden Puri, yang saat ini sedang di lakukan pengerjaan proyeknya oleh pihak pengembang, rumah mereka tidak mengalami kebanjiran.

“Sekarang lingkungan permukiman kami mengalami kebanjiran, kalau dulu gak, bahkan bisa mencapai sebetis orang dewasa, apalagi kalau dibuat sodetan, tebtunya bisa semakin parah, “ucap Jimmy, Rabu 14/1.

Hal senada juga dikatakan Ketua RT 04/06 Kelurahan Meruya Selatan Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, Warga sebenarnya tidak masalah dengan kedatangan Perumahan Pacific Garden Puri, namun yang menjadi persoalan adalah ketika adanya rencana akan membuat sodetan dari saluran air perumahan itu yang pembuangannya menuju ke lingkungan RT 04/06,.”Jelas, ini tentunya bukan tidak mungkin akan berdampak pada lingkungan permukin rumah warga kami, “kata Ketua RT 04/06 Meruya Selatan, Fajar aridwianto .

Ia menambahkan, persoalan protes warga sudah dilaporkan ke pihak Kelurahan, bahkan juga kepada pihak Walikota Jakarta Barat, namun sepertinya sampai sejauh ini tidak ada realisasinya, sehingga warga protes dengan memasang spanduk dan akhirnya persoalan ini dilaporkan ke Gubernur DKI Jakarta.

“Disepanjang jalan itu juga sudah dibuatkan saluran air oleh pihak SDA, ya kalau umpama dibuat sodetan dari saluran air ini kemudian memaksa dibuat, ya perumahan itu datarannya lebih tinggi bila dibandingkan lingkungan kami.Jadi air imbasnya bisa ke lingkungan permukiman kami, karena datarannya rendah dan bisa menjadi banjir, “ujarnya.

Warga berharap kepada Walikota Jakarta Barat Dan Gubernur DKI Jakarta agar dapat menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat supaya nantinya rumah warga tidak lagi mengalami kebanjiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE