Scroll untuk baca artikel
DPRD RIProvinsi DKI Jakarta

Kursi Jabatan Banyak Kosong, Anggota Komisi A DPRD DKI Minta Kepada Gubernur Pramono Pelantikan Pejabat Jangan Molor

Avatar photo
×

Kursi Jabatan Banyak Kosong, Anggota Komisi A DPRD DKI Minta Kepada Gubernur Pramono Pelantikan Pejabat Jangan Molor

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SUARA HARIAN INDONESIA Sejumlah posisi jabatan di lingkungan Pemda DKI , khususnya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, diketahui saat ini banyak yang masih kosong dan diduduki oleh pelaksana tugas atau Plt.

Kekosongan jabatan strategis, seperti lurah dan Camat, bukan tidak mungkin nantinya bisa menghambat optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

“Kalau sejumlah kantor kelurahan dan kantor Kecamatan kosong, ya harus segera diisi oleh pejabat definitif, dan jangan dibiarkan kursi itu lama kosong, karena tugas-tugas penting tentunya tidak semuanya dijalankan dengan penuh oleh pejabat PLT. Ya pastinya hanya bisa dijalankan oleh pejabat definitif, “kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inad Luciawaty, Kamis 1/10.

Inad juga menjelaskan, jabatan yang saat ini terlihat kosong dan di isi oleh pejabat PLT diantaranya adalah, Kecamatan Palmerah, Kecamatan Grogol Petamburan, kelurahan Tegal Alur, kelurahan Kedaung Kali Angke, Kelurahan Pegadungan dan pejabat diwilayah lainnya yang di isi oleh pejabat eselon III sebagai PLT.

Legislator PKS yang akrab disapa bunda Inad Luciawaty, mendorong Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar segera menggelar pelantikan pejabat.

“Pastinya akan berdampak pada pelayanan jika kursi jabatan banyak yang kosong karena pejabatnya pensiun, jadi kita mendorong pak Gubernur DKI agar segera menggelar pelantikan pejabat, baik dari eselon III dan eselon IV, supaya masalah pelayanan masyarakat kedepannya bisa optimal, “ujarnya.

Inad Luciawaty juga berharap agar soal pelantikan pejabat eselon III dan IV tidak lagi diundur undur, yang tentunya dapat menghambat pelayanan masyarakat.

“Ya kita berharap pelantikan pejabat eselon ini tidak lagi di undur undur yang seolah terlihat molor, karena nantinya ini tentu bisa menghambat soal pelayanan masyarakat ,”
pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE