Scroll untuk baca artikel
InternasionalKemendag

Perkuat Hubungan Dagang ASEAN, Mendag Budi Santoso Resmikan IPBA di Filipina

Avatar photo
×

Perkuat Hubungan Dagang ASEAN, Mendag Budi Santoso Resmikan IPBA di Filipina

Sebarkan artikel ini

CEBU FILIPINA, SUARA HARIAN INDONESIA Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan Indonesia-Philippines Business Association (IPBA) di Cebu, Filipina, dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026. Kehadiran IPBA menjadi tonggak baru dalam mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Filipina yang telah terjalin selama 75 tahun.

Mendag Budi Santoso menegaskan, kolaborasi antarnegara ASEAN menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi kawasan di tengah tantangan global. Menurutnya, IPBA diharapkan menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha kedua negara untuk memperluas kerja sama perdagangan, investasi, hingga kemitraan bisnis jangka panjang.

 https://suaraharianindonesia.com/wp-content/uploads/2026/04/Mars-Jasa.jpeg

“IPBA diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi dunia usaha Indonesia dan Filipina, sekaligus memperkuat arus perdagangan kedua negara,” ujar Mendag Budi Santoso.

Pembentukan IPBA sendiri telah diinisiasi sejak pertengahan 2024 oleh Atase Perdagangan KBRI Manila sebagai upaya mempererat hubungan dagang bilateral. Peresmian asosiasi ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah Indonesia dalam mendorong sinergi ekonomi kawasan ASEAN.

Melalui IPBA, pelaku usaha Indonesia akan difasilitasi untuk menjangkau pasar Filipina melalui misi dagang, forum bisnis, hingga program business matching yang mempertemukan eksportir dengan buyer, distributor, importir, dan investor potensial di Filipina.

Selain memperluas jaringan bisnis, IPBA juga diharapkan mampu membantu pelaku usaha menghadapi berbagai hambatan perdagangan serta memperkuat diversifikasi ekspor nasional agar lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global.

Ke depan, IPBA juga akan fokus pada peningkatan kapasitas UMKM dan eksportir Indonesia melalui berbagai program pelatihan ekspor, pemahaman regulasi produk Filipina, penguatan branding dan packaging, hingga pengembangan cross-border e-commerce.

Presiden IPBA Darmilo Sosa menyambut positif peresmian asosiasi tersebut. Ia menilai IPBA menjadi langkah penting dalam menciptakan peluang baru bagi perdagangan dan investasi kedua negara.

“Kolaborasi adalah masa depan pertumbuhan ASEAN. Kehadiran IPBA membuka peluang ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi Indonesia dan Filipina,” katanya.

Filipina sendiri tercatat sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia. Pada 2025, nilai ekspor Indonesia ke Filipina mencapai USD 10,22 miliar, sementara Indonesia menjadi pemasok impor terbesar keempat bagi Filipina.

Sejumlah komoditas unggulan Indonesia yang berpotensi besar di pasar Filipina antara lain produk logam, konsentrat bijih logam, hingga minyak nabati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IKLAN Whats-App-Image-2024-08-18-at-08-50-17-removebg-preview PSE